Laki-laki Sayang Istri

Laki-laki Sayang Istri

Tulisan tentang Bu Dendy kemaren menyisakan pertanyaan yg mampir ke inbox saya. “Kalau yg selingkuh istrinya gimana mas?”. Modyar, saya bukan konsultan pernikahan bos! Tapi gak ada salahnya kalo ditulis. Biar tambah seru. Hahaha…

Begini. Ada semacam rumus dalam agama bahwa setelah menikah semua tanggung jawab orang tua kepada anak akan diambil alih suaminya. Itu artinya, menjadi seorang suami harus siap menjamin keamanan dan kenyamanan lahir batin istrinya. Mampu menjadi pelindung dan panutan anak-anaknya. Yg paling makjleb, menjadi seorang suami otomatis terikat kontrak untuk menanggung dosa-dosa istri dan akan dimintai pertanggung jawaban dalam mendidik buah hati.

Berat gak? Ah gak berat kok, tapi berat banget..!

“Etapi kalo istri mulai tak nyaman padahal suaminya tampan dan mapan, lalu selingkuh. Gimana itu?”

Kita tentu masih ingat dosa pertama sejak penciptaan manusia. Iblis membisik, Hawa merayu, Adam memetik. Apapun kesalahan Hawa, Adam yg menanggung hukumannya. Adam tidak boleh “playing victim” dengan menunjuk Iblis sebagai pihak ketiga atau marah kepada Hawa yg tak patuh padanya. Dia harus siap menerima takdir ; Wanita tak pernah salah. Jika wanita salah, maka laki-laki lah penyebabnya. Ibu-ibu mana suaranyaaaaa?!

Eits… tunggu dulu. Jaman sekarang banyak cerita seorang istri yg iseng berburu ‘hiburan’ di luar. Alasannya, mencari perhatian dan kenyamanan yg tidak didapat dari suami. Cuma butuh temen ngobrol misalnya. Wow, remeh banget ya jeng? Ho oh. Klise tapi ada. Jika benar demikian, suami memang gak boleh serta merta menunjuk orang ketiga sebagai penyebabnya. Orang ketiga hanyalah cecunguk yg berdiri diluar pagar rumah. Tak punya tiket masuk seandainya pagar, rumah dan penghuninya baik-baik saja. Sebagai diagnosa awal, suami harus mencari tau kenapa istrinya sampai melompat pagar. Adakah yg kurang dari nafkah yg dia berikan? Seberapa besar dia punya determinasi untuk menjamin istrinya tetap istikomah dan setia? Gak usah buru-buru menyalahkan orang lain atau malah mengutuk diri sendiri.

Oh iya jeng, saya boleh ngingetin juga kan? Kalo kalian sudah menemukan ‘temen’ ngobrol untuk mencari perhatian, biasanya dia akan menyeret ke arah yg lebih jauh dan penuh resiko. Setan itu datang dengan langkah-langkah kecil, pelan tapi pasti. Berawal dari hal-hal kecil berakhir dengan masalah besar!

Lain lagi kalo istrinya memang nggragas, ya sudah. Gak usah dibahas. Ato suaminya mulai main tangan hingga melukai istri. Dalam berbagai kasus, perangai suami seperti itu bukan lagi soal rumah tangga biasa, sebab tindakannya bisa mengarah ke tindak pidana. Bisa kita hindari tanpa harus mengkhianati. Tapi kalo suaminya baik-baik saja, tolong dengerin yg ini.

Dibalik sosok yg selalu disalahkan, laki-laki itu punya dunia sendiri. Dunia sunyi – yg membuat laki-laki kerap bersikap cuek dan masa bodoh. Kesalahpahaman seringkali terjadi ketika laki-laki macam itu dianggap tidak peduli kepada pasangannya. Laki-laki bersikap dingin atau diam bukan berarti dia tak peduli. Mungkin saja dia capek dan memendam masalah dari luar. Dalam dunia laki-laki tidak semua hal bisa diceritakan ke sembarang orang, bahkan kepada istrinya sendiri.

Banyak yg harus laki-laki sembunyikan agar istri tidak merasa terbebani. Bukan bermaksud sombong ketika berkata, “Elu tau apaan sih?!”. Tak jarang mereka selesaikan masalah di luar dengan adu jotos, teriak-teriak penuh emosi, namun tetap lembut dihadapan istri. Dalam bekerja, ego besar laki-laki butuh pelampiasan untuk bisa mengalahkan, saling berebut menang agar tampak heroik di mata kalian. Pergi pagi pulang malam mengais rejeki. Menyelesaikan pekerjaan sana sini dengan lelah dan caci maki.

Mereka sudah hafal diluar kepala trik melupakan rasa capek. Teknik aman berangkat ke dokter diam-diam atau cara jitu menahan rindu di setiap ujung malam. Bahkah, hampir tak punya waktu untuk menghitung bekas luka di tubuh mereka. Keringat yg mengalir, darah yg tertumpah, kulit yg terbakar, badan yg gemetar.

Laki-laki berlumpur, hitam, berminyak, dengan baju lusuh dan kotor mungkin terlihat lebih seksi di mata kalian. Setidaknya mereka kelihatan bersungguh-sungguh dalam memikul tanggung jawab dan memperjuangkan anak istri. Apalagi kalo hasilnya juga banyak, pulang tapat waktu, dan masih punya tenaga extra. Duh, bisa klepek-klepek deh kalian….

Tentu saja apa yg saya ceritakan diatas bukanlah gambaran laki-laki sempurna. Tapi kalian tentu bisa merasakan semangat laki-laki yg tengah berjuang untuk seseorang di luar dirinya. Membuang semua ego, menyerahkan hidupnya kepada seorang istri tercinta. Jika menemukan laki-laki seperti itu, maukah kalian berjanji dengan penuh iklas untuk mengabdi pada suamimu hingga maut menjemput?

Suamimu lelaki pilihanmu, yg pada sisa hidupnya terus berjuang untukmu dan anak-anakmu. Dukung dan doakan.

Jangan kau tikung dengan tindakan bodoh dan menjijikkan.

.

#lakilakisayangistri

Comments

comments

You might also like

Facebook itu Menang Asu

Semula saya tidak percaya kalo Buni Yani orang bodoh. Dosen The London School of Public Relations (sebuah perguruan tinggi swasta bergengsi yg mengkonsentrasikan diri pada fokus komunikasi media massa) –

Cerita Tentang Teror

Sesuatu yg gelap mencekam untuk menakut-nakuti seseorang, sehingga meninggalkan trauma dan takut berkepanjangan. (Yg jurusan psikologi tolong dikoreksi definisi ngawur saya itu. Terima kasih). Teror tidak melulu berkaitan dengan teroris.

Qum Haitsu Aqomakallah

Tidak ada tempat terbaik kecuali wilayah yg kita tempati hari ini. Tidak ada waktu terbaik kecuali momen yg kita rasakan saat ini. Tidak ada yg lebih membahagiakan, kecuali jika kita

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply