Mari Belajar Untuk Diam

Mari Belajar Untuk Diam

Apa sih barokah itu? Sederhananya adalah menjadi lebih baik. Ziyadatul khair ba’dal khair. Bertambahnya kebaikan dan lebih bermanfaat. Hari2 ini tak mudah bagi kita yg suka jagongan untuk diam melihat betapa kampretnya status2 hoak dan provokatif di sosial media. Belum lagi taqlid buta yg melupakan akal sehat dan cupet nalar. Kita mudah terpancing, lama kelamaan jadi terbiasa dan justru menjadikan kita tak lebih dari kampret2 itu. Apa pengaruhnya? Saya merasa mandul dan tidak produktif. Bajingan, bikin packaging dua buah untuk istri sendiri saja harus kelar seminggu. Benar2 tidak bertambah baik. Tidak menambah keberkahan dan manfaat Huehuahahhaa…..

Ada saran dari seorang karib semasa ngaji jaman SMP, Hayati Yuni Nurhamida untuk berpuasa – tidak akan ngomong atau menulis sesuatu yg berhubungan dengan Ahok dan semua turunan masalahnya – hingga waktu yg tidak bisa ditentukan. Intinya ganti topik!

Terima kasih yg telah mengkafirkan, meliberalkan, dan mensekulerkan saya baik yg terang2an atau lewat inbox. Insya Allah dan Alhamdulillah saya tetap memeluk islam serta berusaha menjadi muslim yg terbuka, jujur, tidak sombong, dan rajin menabung (makan nasi bungkus). Kepada teman2 tetaplah istikomah menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Bhineka Tunggal Ika.

Jangan pancing dengan status unyu2 kalian. Terlebih lagi saya orangnya gak bisa menahan berak kalo melihat sampah berserakan di wall macam chasing, sprei dan lingerie. Lebih baik unfriend saja daripada saya berfikir yg enggak2.

Mohon maaf atas ketidaknyamanan status dan gambar2 saya. Mulai sekarang harus rajin merawat pendengaran, belajar memahami sekaligus menghormati. Dengan diam.

  1. #selfie

    Comments

    comments

    Pages: 1 2

You might also like

Eksklusif Bersama Ahmad Dhani

Sehari setelah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sehubungan dengan laporan ujaran kebencian yg ditujukan kepada musisi Ahmad Dhani, koresponden Media Kecebong berhasil menemui Presiden Republik Cinta yg pernah maju di

Penak Jamanku

Bapak-bapak, ibu-ibu anggota klompencapir yg berbahagia, saya ingin menyampaiken sekarang ada Pertai daripada Berkarya dan Pertai daripada Garuda yg didiriken oleh anak-anak saya. Bahkan bekas menantu saya sudah lebih dulu

Sedangkan Tuhan-pun Masih Bisa Diajak Bernegosiasi

Dua sifat Allah yang saling berkaitan erat: jamaliyah dan jalaliyah. Allah yang Maha Pengampun dan Penyayang serta Maha Lemah Lembut adalah cerminan sifat Jamaliyah; sedangkan Allah yang Maha Besar, Maka

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply