Penak Jamanku

Penak Jamanku

Bapak-bapak, ibu-ibu anggota klompencapir yg berbahagia, saya ingin menyampaiken sekarang ada Pertai daripada Berkarya dan Pertai daripada Garuda yg didiriken oleh anak-anak saya. Bahkan bekas menantu saya sudah lebih dulu mendiririken Partai daripada Gerindra, tapi gagal jadi Presiden. Salahnya sendiri, dulu pernah saya nasehati, “Kalo mau jadi presiden langkahi dulu daripada mayat saya”. Dia gak mau, malah pegatan sama anak saya. Yowis to?! Njekethek tibaknya kalah melawan daripada Jokowi tukang kayu yg kerempeng itu. Memaluken!

Kemudian mengenai isu daripada PKI akhir-akhir ini, saya menghimbau gak usah dirisauken lagi. PKI sudah habis, mereka sudah saya lenyapken semua. Sudah saya injek-injek. Kalo kata daripada saudara Thukul Arwana sudah ‘tak sobek-sobek’. Kenapa hal itu saya lakuken? Biar masyarakat tau kalo PKI itu jahat, berbahaya dan menakutken. Lha wong logonya saja palu arit, gimana gak menyeramkan? Coba logonya diganti boneka berbie pasti lebih unyu. Iya to?

Perlu saya tegasken juga, bahwa isu daripada PKI yg banyak menimbulken daripada teror itu hanyalah cara membangkitken apa yg disebut memori kolektif, agar masyarakat merinduken daripada Orde Baru – rezim yg telah terbukti berhasil menumpas daripada PKI. Sudah paham maksud saya? Belum?

Hayo siapa yg belum paham, maju sini biar saya dor kepalanya.

*

#penakjamanku

Comments

comments

You might also like

Valentine Bersama Dilan, VIcky dan Suliyono

Dilan boleh menjadi tolak ukur bagaimana cinta menjadi syahdu untuk diungkapkan. Namun bicara soal bagaimana cinta harus perjuangan, dia wajib berguru kepada Vicky Prasetyo. Pemuda ganteng yg hanya bisa mbribik,

Selamat Hari Raya Idul Adha

Ismail meminta, “Bila Ayah baringkan aku untuk jadi kurban, telungkupkan wajahku. Jangan letakkan miring ke samping. Sebab aku khawatir bila Ayah melihat wajahku, rasa belas kasihan akan merasukimu. Perintah Allah

Drakula

Drakula. Bertubuh tinggi, mata menyala, kulit pucat, memakai jas hitam dengan gaya perlente. Muncul seorang diri, rambut klimis dan membenci matahari. Dialah tokoh utama novel fiksi Bram Stoker berjudul “Dracula”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply