Punya Iman Jangan Cengeng!

Punya Iman Jangan Cengeng!

Memperingati ulang tahun Nabi Muhammad dianggap bid’ah bahkan dikafirkan, apalagi memberi ucapan selamat memperingati ulang tahun Nabi Isa. Yg hari raya orang Nasrani, yg ribut eyel-eyelan malah orang Islam. Bener gak?

Punya iman jangan cengeng bung! Jangan pula punya aqidah macam peyek yg mudah remek hanya gara-gara ucapan selamat natal. Malu-maluin Islam tau?!

Tidak mengucapkan selamat natal bukan jaminan tebal iman. Pun jika mengucapkannya, belum tentu iman dan keyakinan kita langsung rontok. Yg tau kedalaman iman hanyalah Allah. Bukan ababil jempol turah, yg suka ngeshare tausiah di WA dan di sosial media, tanpa mau berfikir panjang dan lupa belajar untuk sekedar menjadi manusia. Katanya mengucapkan selamat natal sama dengan mengakui Yesus sebagai Tuhan. Duh, urusan aqidah di downgrade setara ucapan selamat natal. Piye iki mbok?

Mengucapkan selamat karena ingin menghormati kebahagiaan orang lain termasuk muamalah dalam rangka memuliakan manusia. Cara sederhana bagaimana hidup bermasyarakat. Menghormati kebahagiaan tidak sama dengan mengakui atau sepakat dengan aqidah mereka. Catat itu!

Kedua, Islam membolehkan mengucapkan kalimat seperti yg kita yakini, tetapi kita juga harus tau bagaimana memilih kata yg bisa dipahami oleh lawan bicara. Kalau mengucapkan selamat natal, tapi kita berkeyakinan bahwa Nabi Isa bukan Tuhan atau bukan anak Tuhan, apa masalahnya?

Goblognya mikir begini, kalo gak mau mengucapkan selamat natal gak papa. Santai saja. Tapi kalau alasan takut iman bisa berubah, sebaiknya mulailah melakukan diagnosa. Siapa tau pondasi imanmu sangat lemah sehingga mudah bergeser sana sini.

Daripada debat jaran gak nambah pinter, mending belajar khasanah Islam yg lebih bermanfaat ; kenapa Imam Bukhari – perowi 9082 hadist sahih justru berasal dari Bukhara Uzbekistan – negara palu arit Uni Soviet? Siapa nama Pendeta Nasrani yg sepupunya menjadi istri Rasulullah? Mengapa Rasulullah setiap hari memberi makan dan menyuapi seorang Yahudi buta yg terus menerus mencaci maki Beliau hingga wafat? Ambil hikmahnya.

Perluas pandanganmu agar lebih banyak ilmu yg kau dapat. Perbanyak sudut pandangmu agar lebih bijaksana. Al Islamu ya’lu wala yu’la ‘alaihi. Bahwa Islam sampai hari ini tetap baik-baik saja, meskipun natal, nyepi, waisak dan perayaan agama lain juga telah dilakukan ratusan tahun lamanya.

Jika demikian, siapa yg patut dicurigai atas pendangkalan nilai-nilai Islam yg rahmatan lil alamin belakangan ini?

Ya benar. Akalmu…!!!

*

#merrychristmas

Comments

comments

You might also like

Bathoro Katong, Islam dan Ponorogo

Namanya Lembu Kenongo – kelak berganti nama menjadi Raden Fatah. Dia mengikut jejak Islam – berguru di bawah bimbingan Wali Songo di Demak. Saat kekuasaan Brawijaya V mulai meredup, Raden

Mari Belajar Untuk Diam

Apa sih barokah itu? Sederhananya adalah menjadi lebih baik. Ziyadatul khair ba’dal khair. Bertambahnya kebaikan dan lebih bermanfaat. Hari2 ini tak mudah bagi kita yg suka jagongan untuk diam melihat

Selamat Lebaran Kuda

Semua orang sama di mata hukum. Ahok tidak perlu “dilindungi” dan hukum harus ditegakkan. Saya 100% setuju. Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sembilan orang saksi termasuk penyebar video ke

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply