Selamat Jalan Dolores

Selamat Jalan Dolores

Awal Januari. Dolores memposting photo selfie bersama kucingnya dengan caption ‘Pergi ke Irlandia’. Siapa sangka kalimat itu menjadi penanda dia benar-benar hendak ‘pergi’ ke tanah kelahirannya?

Bulan Januari memang belum habis, namun personil The Cranberries harus menangis. Di tengah rencana rekaman di London, mereka mendapatkan lelayu yg sangat mendadak ; Dolores O’Riordan meninggal di kamar hotel Hilton on Park Lane. Sebuah kabar mengejutkan bagi siapapun yg pernah mencintai Zombie. Bahkan Presiden Irlandia, Michael D. Higgins mengatakan meninggalnya Dolores sebagai kehilangan besar bagi belantika musik di negaranya.

Bagi mereka yg melewati akhil balik di era 90an layak berhutang pada Dolores. Bersama The Cranberries dia telah banyak membantu penggemarnya melewati masa-masa sulit dan pahit. Mengiringi mereka yg jatuh cinta, mendampingi mereka belajar mengungkapkan kemarahan dengan cara masing-masing, serta mengajarkan bagaimana seharusnya manusia harus berdamai dengan diri sendiri.

Hari ini banyak orang mengantar Dolores dengan lagu ‘When You’re Gone’ untuk melambangkan nestapa yg mendalam. Alinea setelah ini akan menjelaskan mengapa saya justru memilih ‘Ode to My Family’ untuk melepas penyanyi yg mempunyai suara dengan mezzo sopran-nya yg memikat serta yodeling dan aksen Limerick yg kuat.

1995, setahun setelah Dolores menikah dengan Don Burton manager tour Duran Duran – jauh sebelum mengenal Cak Sodik dan mencintai Via Vallen – saya pernah membawakan lagu Ode to My Family diatas panggung pada acara musik tahunan SMA. Ketika itu saya hanya berfikir ini lagu yg sangat keren. Akhirnya seorang Meilina Rahmawati saya dapuk vokalis untuk membawakan lagu kalem yg ditulis Dolores dan Noel Hogan dengan konstruksi string yg kuat ini. Konon Dolores mendedikasikan lagu ini untuk orang tua dan kenangan masa kecil. Kedalaman liriknya menyiratkan kesedihan karena kehilangan hal-hal nyata dan sederhana. Lagu ini seperti pujian untuk hari tua yg penuh kehangatan keluarga.

Ode to My Family mengingatkan kita bahwa sejatinya manusia dilahirkan agar sedapat mungkin bisa menerima, menikmati dan mensyukuri hidup.

Unhappiness
Where’s when I was young
And we didn’t give a damn
‘Cause we were raised
To see life as fun
And take it if we can

“We are devastated on the passing of our friend Dolores. She was an extraordinary talent and we feel very privileged to have been part of her life from 1989 when we started the Cranberries. The world has lost a true artist today”. (Noel, Mike and Ferga – The Cranberries)

Selamat beristirahat Dolores!

*

#dolores

Comments

comments

You might also like

Seniman Bajingan

Samson. Adalah cerita seorang pria perkasa yg mempunyai kekuatan melebihi manusia biasa. Dengan tangan kosong ia melawan seekor singa, bahkan mampu menghancurkan sebuah kavaleri musuh tanpa bantuan siapapun. Namun siapa

Menangislah

Menangis. Bisa jadi adalah skala termometer paling tinggi dari sebuah ironi. Kau terlahir menangis, tapi orang2 tertawa menerima kehadiranmu. Kau mati, mereka menangis ketika kau (seharusnya) tertawa. Kau seharusnya tertawa,

HERO

Epos Hero bukanlah sebuah konfrontasi berdarah yang menyebabkan dunia harus berubah. Para pahlawan seperti Nameless adalah mereka yg telah mengukuhkan apa yg seharusnya stabil atas nama “perdamaian”, tanpa kita peduli

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply