Selamat Ulang Tahun Ponorogo

Selamat Ulang Tahun Ponorogo

Ponorogo adalah kota unik. Ia kota kuno yang seringkali menjadi lokasi “persembunyian politik” maupun “pertimbangan politik” sejak era Kerajaan Medang Kamulan.

Airlangga, yang kelak menjadi penguasa Kahuripan sejak 1019, ditempa oleh Mpu Barada di sudut Ponorogo pasca tragedi Pralaya, tatkala Medang Kamulan luluh lantak diserbu pasukan gabungan kerajaaan Sriwijaya dan kerajaan Wurawuri. Di dusun Medang, Sampung, petilasan Airlangga masih dijumpai jejak-jejaknya meski berusia satu milenium.

Di era Majapahit, Wengker (nama kuno Ponorogo), menjadi negara fassal yang tak bisa dianggap remeh. Raden Kudamerta, Bhre Wengker, merupakan menantu Raden Wijaya, pendiri Majapahit. Kudamerta juga memiliki posisi vital di era duet Hayam Wuruk-Gajahmada. Ia juga sekaligus menjadi aristokrat elit karena menjadi mertua Hayam Wuruk. Pernikahan politis?

Ketika Majapahit mulai turun pamor, Brawijaya V menugaskan putranya, Raden Lembu Kanigoro alias Raden Katong–seorang muslim– agar melobi Pujangga Anom Ketut Suryongalam alias Ki Ageng Kutu. Siapa dia? seniman sekaligus penguasa lokal Ponorogo. Dialah yang membuat sindiran politik melalui kesenian REOG. Reog tidak lain merupakan simbol kritik Ki Ageng Kutu terhadap raja Majapahit (disimbolkan dengan kepala harimau), yang ditundukkan dengan rayuan seorang perempuan/Putri Campa (disimbolkan dengan dadak merak). Putri Campa ini merupakan ibu dari Raden Katong.

Raden Katong inilah yang ditugasi oleh ayahnya melakukan lobi politik agar Ki Ageng Kutu menerima transisi politik dari Majapahit ke Demak. Maklum, Demak juga dipimpin Raden Fatah, putra Brawijaya V yang lain. Ki Ageng Kutu dengan berat hati menolak, karena sebagai sesepuh Ponorogo, ia melihat mayoritas rakyatnya masih beragama Hindu dan Budha, belum ‘klik’ dengan Kesultanan Demak Bintoro. Mengapa Brawijaya V secara langsung mengirim putranya ke Ponorogo? Tak lain karena secara politik daerah ini menjadi kunci wilayah selatan. Mengapa Raden Katong menyebut dirinya sebagai Bathara alias Betoro atau manusia setengah dewa? Ini strategi menaklukkan rakyat Ponorogo yang masih percaya adanya titisan dewa atau manusia setengah dewa. Apalagi Bathara Katong berhasil mengalahkan Ki Ageng Kutu. Semakin sempurnalah kredibilitas politiknya. Bathara Katong dilantik sebagai Adipati Kadipaten Ponorogo pada hari Ahad Pon tanggal 1 Bulan Besar tahun 1418 Saka, bertepatan dengan Tanggal 11 Agustus 1496 atau 1 Dzulhijjah 901 Hijriyah. Selanjutnya tanggal 11 Agustus ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Ponorogo.

Tatkala Pangeran Garendi (Sunan Kuning) melakukan pemberontakan yang didukung masyarakat Tionghoa–sebagai ekses Gegee Pecinan di Batavia 1740–, Pakubuwono II, penguasa Kertasura, terpaksa menyingkir. Tempat yang dianggap aman dan punya basis strategis memulihkan diri adalah pondok pesantren “Gebang Tinatar” yang diasuh oleh Kiai Ageng Muhammad Besari, di Desa Tegalsari, Jetis. Di sini, Pakubuwono menempa mental-spiritual sebelum merebut kembali tahtanya. Berhasil…Sebagai imbalan, Tegalsari ia jadikan sebagai tanah perdikan alias bebas pajak-upeti.

Sedangkan Muso, aktor pemberontakan PKI Madiun 1948, memilih Ponorogo sebagai lokasi persembunyian dan basis menghimpun ulang kekuatan pasca Divisi Siliwangi menumpas FDR-PKI. Di salah satu desa di Kecamatan Sambit, seorang anggota TNI eks Hizbullah mengendus jejaknya. Ia terpojok, melawan, dan dor, ia tewas pada 31 Oktober 1948.

Panglima Besar Sudirman menjadikan Ponorogo sebagai bagian rute gerilya.

“SELAMAT ULANG TAHUN PONOROGO”

Kepada Pak Ipong : Meskipun Maria Ozawa tertarik menjadi jathilan, tapi gak usah bikin videotron di Ponorogo kalo cuma buat mutar JAV. Kenapa? Karena JAV banyak sensornya. Mending Brazzer Pak. Eh…. embooooh…. !!

#ngumbahkeris

Comments

comments

You might also like

Sebelum Yakin, Kau Tak Akan Memiliki Kehidupan Ini

Aku angkat kau dalam genggaman seraya berkata pada Ibumu, “Dia akan menjadi yg terbaik dimanapun. Anak ini akan menjadi terhebat dari siapapun.” Kini kau beranjak besar dan menyenangkan. Bisa melihatmu

Kekonyolan Sandiaga Uno

Setelah melalui serangkaian sidang yg sangat melelahkan, Ketua DPP Aliansi Lambe Juweh menetapkan Sandiaga Uno sebagai sebagai Man of The Year 2017. Sempat diwarnai perdebatan dan intimidasi beberapa pihak untuk

Salam Bahagia Buat Hayati

Hayati….. kamu jangan lelah dulu ya. Sini aku kasih cerita – dialog tentang Indonesia : – Yai, jika kita melihat negara lain di luar, kelihatannya lebih maju dan lebih makmur

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply