Ulat Jambu Bertubuh Gempal

Ulat Jambu Bertubuh Gempal

Sepasang kadal menepi dibawah batang talas. Mereka kawin dan berbahagia, di tepi gerimis yg membilas seperempat hari pada sore yg malas. Tuhan memberi senyum dan mengulurkan welas bukan hanya pada angsa putih atau kupu-kupu kemayu yg kelaminnya serupa cantik untuk puisi dan lagu. Lalu pengetahuan datang. Menjejalkan jijik, sehingga kita membenci belatung, uget-uget, ulat dan kelabang.

Meraka berbahagia tanpa banyak bertanya. Manusia bisa sedih atau sebaliknya.

+ Ya, ada apa?

– Jangan bercanda, kamu dimana?

+ Dirumah, nyiapin tali untuk menggantung lehermu.

– Tolong dengarkan sekali saja. Ini penting!

+ Apalagi?

– Istriku sudah tau. Dia mengenal wanita selingkuhanku.

+ Apa masalahnya?

– Dia minta aku menikahi wanita itu. Istriku tak minta cerai, tapi dia menangis.

+ Mengapa tidak berzina saja?

– Gila kamu, itu dosa. Nanti Tuhan marah, mungkin juga kecewa.

+ Jadi, kenapa kamu lebih memilih menyakiti wanita yg lemah daripada mengecewakan Tuhan Yang sudah sangat Kuat?

– Bukan begitu maksudku.

+ Dengar. Ketika kamu menyakiti manusia dengan dalih apapun, aku pastikan Tuhan tak pernah hadir disana. Dan jangan mudah menyeret-nyeret nama Tuhan untuk membenarkan urusan syahwatmu.

– Lalu aku harus bagaimana?

+ Bukan urusanku!

Gerimis belum hendak berhenti. Kupu-kupu kemayu yg kelaminnya serupa cantik untuk puisi dan lagu, dulunya ulat jambu yg bertubuh gempal menakutkan. Dan berbulu.

Indah dan menjijikkan. Mereka berbahagia tanpa banyak bertanya.

Comments

comments

You might also like

Aku dan Debu

Pagi yg gosong tersengat terik. Seorang teman menghampiri saya dan bertanya. Apakah sholat, puasa, haji itu berat? Saya jawab iya, tapi saya berusaha melakukan dengan iklas hanya mengharap ridha Allah.

Eksklusif Bersama Ahmad Dhani

Sehari setelah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sehubungan dengan laporan ujaran kebencian yg ditujukan kepada musisi Ahmad Dhani, koresponden Media Kecebong berhasil menemui Presiden Republik Cinta yg pernah maju di

Sedangkan Tuhan-pun Masih Bisa Diajak Bernegosiasi

Dua sifat Allah yang saling berkaitan erat: jamaliyah dan jalaliyah. Allah yang Maha Pengampun dan Penyayang serta Maha Lemah Lembut adalah cerminan sifat Jamaliyah; sedangkan Allah yang Maha Besar, Maka

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply